Oase

Puisi Cinta Paksaan

Nov 3rd, 2009 | By cece | Category: Oase, Saya dan Keluarga

Paksa lupakan sejenak penat kerja
segala rhyme justifikasi pribadi
memaksa diri bercengkrama dengan pemilik syah nasab kita tercinta tiap minggu
dalam jarak dalam kota
adalah jihad akbar sobat
Hingga tak ada lagi sesal karena rezki tak berkah
terhalang tangis sedih rindu lara mereka pada kita
+++



Futur

Jul 24th, 2008 | By cece | Category: Oase

Oleh: Muhammad Kiran
Bismillahirrohmaanirrohiim.
Saya ini sedang futur…
Terbukti dengan ogah-ogahan datang ke pengajian tiap pekan.
Dengan alasan klasik…
kuliahlah, lelahlah, kerjalah, sibuklah, inilah, itulah.
Saya ini sedang futur…
Jarang baca buku tentang Islam, lagi demen baca koran.
Dulu tilawah tidak pernah ketinggalan, sekarang satu lembar udeh lumayan.
Tilawah sudah tidak berkesan, nonton layar emas ketagihan.
Saya ini sedang futur…
Mulai malas sholat malam, jarang bertafakkur.
Ba’da [...]



Ibu

Sep 7th, 2006 | By cece | Category: Oase

“Ribuan kilo jalan yang kau tempuh, lewati rintang untuk aku anakmu
ibuku sayang masih terus berjalan, walau tapak kaki penuh darah penuh nanah”
Selalu saja ada atmosfir beda yang membuat haru setiap mendengar lagu ini. Lagu yang selalu berhasil membuat hati ini terkoyak setiap mendengar dan meresapi bait-bait liriknya. Kadang membuat hidung ini kembang kempis menahan [...]



Menyetrika yuk !

Sep 2nd, 2006 | By cece | Category: Oase

Setrika di zaman sekarang sudah enak dengan listrik, anda tinggal colok dan tunggu panas lalu menyetrika bisa dimulai. Tidak seperti dulu yang terbuat dari besi yang isinya arang yang perlu dibuat bara agar setrika bisa panas. Beratnya jangan ditanya, belum menyetrika saja keringat akan membasahi tubuh ini, belum lagi kalau bara arangnya habis kita perlu [...]



Istiqomah Kembali

Feb 15th, 2006 | By cece | Category: Oase

Dari arti kata istiqomah bisa diartikan teguh pada prinsip yang berpegang teguh pada Al Quran dan As Sunah di setiap aspek kehidupan. Secara mudah bisa katakan konsisten, konsisten dalam hal apapun yang sudah menjadi keyakinan kita, dalam hal ini konsisten terhadap ajaran tauhid.
Dalam surat Hud ayat 112, Allah swt berfirman :
“Maka tetaplah kamu pada jalan [...]



Menikmati Keadaan

Jul 18th, 2005 | By cece | Category: Oase

Hanya ada dua kemungkinan besar jika Jakarta terguyur hujan yang cukup deras dan lama : macet dan banjir. Terlebih lagi di hari kerja begini.
Senin sore pukul 17.25 aku melangkah pulang menuju rumah. Di dalam hati rasanya ingin segera memeluk Rasyid, anakku. Diguyur oleh hujan yang lumayan deras aku tetap melangkah pulang dengan menumpang bus menuju [...]



Si Bapak Tua

Jul 18th, 2005 | By cece | Category: Oase

Siang hari, suasana pelabuhan Tanjung Priok ini sungguh sangat menyengat. Panas dan gersang sudah merupakan cuaca yang akrab ditemui di sini. Dengan langkah malas aku menuju ke warung nasi terdekat untuk mengisi perut ini. “Saatnya makan siang,” ujarku.
Terlihat di sekitarku kegiatan bongkar muat di pelabuhan. Kontainer yang naik dan turun dari kapal laut, para pekerja [...]



Diary Ba’da Shalat Jumat

Jun 17th, 2005 | By cece | Category: Oase

Jumat siang, ba’da shalat Jumat, pukul 13.30,…..
Apa kabar bunda ? Semoga bunda baik-baik saja di sana. Sudah makan siang dan shalat dzuhur ? Makan siangnya jangan telat yah.
Seperti biasa setelah shalat Jumat di masjid gedung sebelah, ayah langsung ke kantor, setelah sebelumnya membeli makan di warung nasi belakang kantor. Dibungkus. Setelah mendengar khatib Jumat tadi [...]



Lelaki Kecil Itu

Jun 16th, 2005 | By cece | Category: Oase

Lelaki kecil itu, ya aku ingat, dia yang menyerobotku tadi ketika aku antri wudhu di musholla kecil kantor Jasa Marga Kebon Jeruk. Biasanya memang aku menyempatkan untuk shalat maghrib dulu sebelum melanjutkan perjalanan ke rumahku di Tangerang. Maklum Jakarta selalu macet di hari kerja, terlebih lagi pada jam pulang kerja begini, jadi ini siasatku agar [...]



Sepenggal Episode Bus Reguler PPD

Apr 19th, 2005 | By cece | Category: Oase

“Setelah membaca artikel di email kemarin, sepertinya masuk akal kalau kita ngga perlu memberikan uang pada anak-anak jalanan itu, membuat mereka berpikir mencari uang itu sangat mudah, dengan pergi ke jalan dan mengadahkan tangan” ujar kawanku ketika kami meluncur di dalam mobilnya setelah pulang dari rihlah organisasi yang kami ikuti di daerah pegunungan di Jawa [...]